Buka Puasa Bersama Warkop Pardoko dan Lapak Nostalgia: Pererat Ukhuwah di Bulan Suci Ramadhan

 

Makassar, Tarantulanews.com – Momen Ramadhan semakin bermakna dengan hadirnya kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Warkop Pardoko dan Lapak Nostalgia (Lanos) Gumbang Gucia Group. Bertempat di kawasan Pasar Chek Point Nwuri, Jalan Nuri Baru, Makassar, acara ini sukses menarik perhatian lebih dari 100 orang yang datang dari berbagai latar belakang. Dengan tema “Raih Keberkahan Percocokan dengan Silaturahmi Tanpa Batas”, acara ini bukan hanya sekadar berbuka puasa, tetapi juga sebagai ajang untuk memperkuat tali persaudaraan antar komunitas Pemerhati Pusaka, Budaya, dan Hobi.

Acara dimulai dengan penuh semangat oleh Ketua Panitia, Hamdan Yudhi Ade Syaputra (akrab disapa Pappi), yang membuka dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim. Dalam sambutannya, Pappi menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang terjalin selama ini dan berharap acara ini dapat menjadi titik awal untuk mempererat solidaritas dan memperkuat kekeluargaan di kalangan Pemerhati dan Penghobi Pusaka. “Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk bersama-sama menumbuhkan rasa persaudaraan. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat lebih bagi kita semua,” ungkap Pappi.

Meskipun acara berlangsung dalam suasana santai, antusiasme peserta tak kalah besar. Para tamu undangan berbincang hangat, saling berbagi cerita, dan merasakan kedekatan dalam kebersamaan. Di sela-sela acara, Ustad Alamsyah (Ustad Uci) memberikan tausiah yang mengingatkan pentingnya makna puasa. “Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi tentang menjadikan diri kita lebih baik dan saling berbagi kepada sesama,” ujarnya, mengutip sabda Rasulullah SAW yang mengajarkan tentang pentingnya berpuasa dengan penuh iman.

Acara buka puasa bersama ini membuktikan bahwa komunitas Pemerhati dan Penghobi Pusaka memiliki peran penting dalam menciptakan perubahan sosial yang positif. Semangat kebersamaan dan solidaritas yang terjalin di antara para peserta diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap program pemerintah di bidang seni dan budaya.

Setelah berbuka puasa, peserta bersama-sama melaksanakan salat maghrib berjamaah. Kegiatan dilanjutkan dengan makan malam bersama yang semakin menambah kehangatan suasana.

Perwakilan dari Komunitas Pemerhati Pusaka Pa’ripunganta, Udin Daeng Tiro, juga menyampaikan harapannya agar acara ini terus mempererat hubungan antar Pemerhati dan memperkuat peran komunitas dalam mendukung kebijakan dan program seni dan budaya.

Acara ini ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kebersamaan yang terjalin, diikuti dengan sesi foto bersama yang mengabadikan momen penuh berkah di bulan Ramadhan.

(TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *