Klarifikasi Kepala Bidang Perencanaan RSUD Majene Terkait Pemberitaan Pengadaan Alat Antrian Online

 

Majene, Tarantulanews.com – Menanggapi pemberitaan di beberapa media online terkait dugaan mark-up pengadaan alat antrian online di RSUD Majene, pihak RSUD Majene memberikan klarifikasi resmi. Pada Hari Senin, 16 Juni 2025.

Kepala Bidang Perencanaan, Bapak Edi Warsan, menegaskan bahwa hingga saat ini proses pengadaan masih dalam tahap perakitan dan belum ada penetapan harga final maupun pembayaran.

Proses pemesanan alat antrian online dilakukan oleh Bapak Fadli, Plt. Kasubbag Kepegawaian RSUD Majene, atas arahan Direktur RSUD Majene sebelumnya. Bapak Edi Warsan menekankan bahwa perannya terbatas pada penganggaran dan perencanaan, bukan pada proses pengadaan dan penentuan vendor. Oleh karena itu, beliau tidak mengetahui secara detail spesifikasi alat dan penyedia alat yang dipilih.

“Keterlibatan saya dalam proyek ini sebatas sebagai bagian dari program aksi perubahan, di mana saya hanya berperan dalam proses penganggaran,” jelas Bapak Edi Warsan. “Keputusan terkait penyedia alat sepenuhnya berada di tangan Direktur sebelumnya melalui Bapak Fadli.”

Bapak Edi Warsan menyesalkan pemberitaan yang dianggap tidak berimbang dan belum melakukan konfirmasi kepada beliau sebelum publikasi. Beliau menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum terkait pemberitaan yang dianggap mencemarkan nama baik dan menyesatkan publik.

Beliau juga menekankan bahwa pengadaan ini merupakan tuntutan BPJS Kesehatan dan kebutuhan RSUD Majene dalam era transformasi digital.

RSUD Majene berkomitmen untuk menjalankan proses pengadaan secara transparan dan akuntabel. Seluruh proses pengadaan akan didokumentasikan dengan baik dan dapat diakses sesuai dengan peraturan yang berlaku.

(TIM)

Exit mobile version