Kabupaten Majene Pertahankan Prestasi Gemilang: Opini WTP ke-10 Berturut-turut Menunjukkan Komitmen yang Tak Tergoyahkan terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah

Majene, Tarantulanews.com – Pemerintah Kabupaten Majene kembali menorehkan prestasi gemilang dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut, Kabupaten Majene berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

Penghargaan bergengsi ini diterima pada Selasa, 27 Mei 2025, dalam sebuah acara penyerahan opini BPK yang turut dihadiri oleh perwakilan dari Kabupaten Majene, Mamuju, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu – keempatnya juga berhasil meraih opini WTP, menunjukkan komitmen bersama terhadap tata kelola keuangan yang baik di Provinsi Sulawesi Barat.

Pencapaian luar biasa ini bukan sekadar angka atau sertifikat; ini merupakan cerminan nyata dari komitmen yang tak tergoyahkan dari Pemerintah Kabupaten Majene terhadap transparansi, akuntabilitas, dan pengelolaan keuangan daerah yang baik dan bertanggung jawab.

Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan integritas seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majene, dari tingkat pimpinan hingga staf pelaksana.

Semua pihak telah bekerja sama dengan sinergis dan profesional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Sistem pengendalian intern pemerintah yang terintegrasi dan efektif telah menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Majene, Bapak Kasman, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya yang mendalam atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, raihan ini perlu disyukuri karena ini adalah pencapaian yang luar biasa,” ujarnya.

“Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) menjadi target kinerja utama bagi kami Badan Keuangan dan Aset Daerah dalam perencanaan pembangunan Pemerintah Kabupaten Majene. Perolehan WTP sebanyak 10 kali secara berturut-turut merupakan prestasi yang membanggakan dan menunjukkan komitmen yang kuat dalam pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.”

Bapak Kasman melanjutkan, “Ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran Pemerintah Daerah, DPRD, dan stakeholder terkait lainnya. Oleh karena itu, kami dari Tim Penyusun Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Majene menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan, Bapak Bupati, Ibu Wakil Bupati, Bapak Sekretaris Daerah beserta seluruh Jajaran Perangkat Daerah yang telah memberikan dukungan, saling bersinergi menciptakan Pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Majene, sebagai mitra Pemerintah Daerah yang telah menjalankan fungsi pengawasannya dengan baik. Raihan WTP ini juga tidak lepas dari peran penting BPK yang terus memberikan pembinaan kepada Pemerintah Daerah sebagai entitas pelaporan.”

Bupati Majene, Bapak Dr. H. Andi Achmad Syukri, S.E., M.M., menyatakan rasa syukur dan kebanggaannya yang mendalam atas pencapaian ini. “Penghargaan WTP ini bukan hanya milik Pemerintah Kabupaten Majene, tetapi juga merupakan milik seluruh masyarakat Kabupaten Majene,” ujar Bupati. “Ini adalah bukti nyata bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan daerah semakin meningkat. Kepercayaan ini akan terus kami jaga dan kami manfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.”

Lebih lanjut, Bupati Majene menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan dan partisipasi aktif seluruh stakeholder, termasuk masyarakat, DPRD Kabupaten Majene, dan berbagai pihak terkait. Kerja sama dan kolaborasi yang erat telah menciptakan sinergi yang positif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Majene berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, memperkuat sistem pengendalian intern, dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) agar dapat memberikan pelayanan publik yang lebih optimal dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Komitmen ini akan diwujudkan melalui berbagai inovasi dan strategi yang terukur dan terencana.

(ABI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *